Selasa, 02 Juli 2013
Untuk ibu
Hari ini hari ulang tahun ku yang ke 18, sudah termasuk dewasa di umur ku sekarang, dimana 18 tahun lalu ibu ku berjuang untuk kehidupan ku, tahun demi tahun ibu merawat ku dengan kasih sayang, segalanya yang aku inginkan selalu ibuturuti, semua candaan dan pelukan kasih sayang yang ibu berikan tidak ada lagi. di ulang tahun ku yang sekarang, ibu tidak lah di samping ku lagi, tidak ada di penglihatan ku lagi, dan tidak ada ucapan "Selamat Ulang Tahun" dari bibir ibu yang ku sayang. ibu sudah jauh pergi meninggalkan ku untuk selamanya, mungkin disana ibu bisa rasakan bahwa aku ingin sekali mendengar kata Selamat Ulang tahun dari ibu, aku tidak mau hadiah dari ibu, aku hanya ingin doa untuk ku untuk masa depan ku. Aku yakin ibu memberikan doa yang terbaik untuk ku di alam sana, namun tak bisa ku dengar disini, mungkin nati aku dapat merasakannya. Aku ingin bermimpi bertemu ibu dalam mimpi ku ibu memberikan ucapan selamat ulang tahun untuk ku sambil meberikan pelukan kasih sayang kepada anaknya, aku ingin seperti orang lain yang merasakan ucapan seamat ulang tahun untuk anaknya. IBU aku disini merindukan mu
Rabu, 29 Mei 2013
Kisah untuk Ibu
Ibu, banyak kenangan
bersamamu yang ku simpan sampai detik
ini, aku rindu mu ibu, seakan tawa ku,
canda ku, bahagia ku, tak berarti tanpa mu disisiku. 1 Mei 2013 kau tinggalkan
kami, pada saat hari duka itu aku tidak bersamamu saat terakhirkalinya. Suami
mu anak-anak mu, cucu-cucu mu, serta kerabat dan para sahabat yang dicintai kau
tinggalkan. Memang semua sudah waktunya harus pergi , aku tak bisa meminta agar
waktu itu tak terjadi, tapi kami sudah ikhlas dengan semua ini agar ibu tenang
berada disana.
Ibu, aku kangen ibu, kini ku tak dapat melihat senyum mu lagi, tak dapat
melelihat tawa mu lagi, tak dapat merasakan belaian mu lagi, tak bisa merasakan
manja ku lagi saat kau pergi ke surga sana. Aku pun tak tau harus mengadu pada
siapa disaat ku sedih, bahagia, dan disaat ku ingin menyandar di kedua paha mu
ibu. Selama ibu masih ada di dunia ini aku belum pernah memberikan kebahagiaan
yang menurut saya itu tangisan haru (bahagia), aku hanya meminta dan meminta
kepaa ibu, aku belum merasa mandiri di hadapan mu ibu,hampir 18 tahun ibu
mengurusdan mendidik ku tentang kebaikan dan ibu tinggalkan aku disaat aku
sedang mencari ilmu.
Disaat ibu terbaring kaku dihadapan ku, yang aku lakukan hanya bisa membaca
ayat-ayat suci Al-Quran karena aku takbisa berbuat apa-apa lagi, disaat itu
hati ku sangat terpukul saat kepergiannmu dan dihadapan ku ibuku tak bernyawa
lagi, dan aku melihat betapa sedihnya ketika
aku menggotong ibu untuk dimandikan, di kafankan, dan di shalatkan untuk
yang terkahir kalinya, air mataku pun takdapat berhenti menetes, karena aku
sayang pada ibu. Dan yang hanya bisa aku lakukan saat ini hanya memberikan doa
untuk ibu disana, agar bisa tenang di alam sana dan semoga semua doa-doa sku
sampai disana. Dan aku disini akan terus berjuang untuk masa depan ku yang ibu inginkan.
*Ibu semoga engkau tenang di alam sana, bahagia bersama orang-orang solehah,
aku disini merindukan mu, aku tak akan lupa atas kasih sayang yang kau berikan selama
ini, dan kau yang mengajar kebaikan, mendidik dan mengurus ku sehingga aku bisa
sebesar ini, aku hanya bisa berdoa untuk mu. “Ibu yang tenang di surga sana” I
MISS YOU MOM”*
Anak mu
Iwa Kusuma Afifi
Langganan:
Postingan (Atom)
